Sagala Carita

dago-street-12

Persis duduk di barisan ke 6 dari depan…dalam transportasi publik yang cukup nyaman,namun sedikit mahal….orang-orang dan tulisan di mobilnya menyebut dan tertera….”DAMRI.

beragam type dan karakter orang ,yang dengan luar biasa Tuhan ciptakan,aku dapati sama-sama di duduk di kursi yang lain….ada anak kuliahan sepertinya…pongah memainkan BB pemberian ortunya…ada juga ibu-ibu di kursi paling depan,memamerkan skill seperti kebanyakan kaumnya….menggunjing…ngomongin orang lain…ada yang tidur nyenyak dan sedikit tersenyum…(dia pikir ,lagi naek jet pribadi apa)

seperti biasa bandung….hujan…dan sedikit LANCAR…banyaknya MACET

menghindari bernostalgia dengan kata bandung ,…karena itu sama saja dengan berendam di air dingin …bisa beku kalo kelamaan….dan ga berkembang,serta kehilangan peluang,karena terlalu banyak berhenti…padahal kompetitor sudah lari sangat cepat dan jauh,mengejek keadaan dan ketertinggalan

ada lagu kotak …kembali untukmu….. yang menemani alam imaji berkeliling liar menembus sekat-sekat hujan,yang masih turun bersahutan untuk paling cepat menyentuh tanah….mengalir…..atau merembas ke dalam tanah…lalu hilang

Tepat Pukul 06.00 yang nampak di laptop…di sebelah kiri persis dan hanya terhalang kaca yang nampak unik dengan butir-butir air menempel ,lalu jatuh memanjang ke bawah dan terantuk di aspal,yang masih Asli Buatan Pertamina…

Menjelang maghrib H.Solikin masih memberesi toko keramiknya,mungkin logika yang dipikir beliau adalah siapa yang mau beli keramik malam2…..ingin rasanya berdebat dengan beliau kenapa harus tutup tokonya padahal siapa tahu masih ada yang beli….tapi saya ga begitu yakin bapak sopir ganteng itu mengijinkan dan rela menunggu……

seiring dengan merayap majunya mobil ini ,H.Solikin samar tertinggal….saya juga sebenarnya ga yakin sih apakah itu bener-bener H.Solikin atau bukan…tapi di tokonya sih Tertulis….TOKO BANGUNAN …H.SOLIKIN …ah No Need To Argue lah…mungkin nanti kalo ke bandung lagi saya sempetin nanya dan berhenti di toko tersebut…

persis depan Rumah Makan H.Suharti…judika bernyanyi…..akulah yang kau sakiti…ga begitu ngerti apa yang judika maksud…kalau emang dia sakit kenapa ga berobat….?

percaya atau tidak semangat adalah hal mendasar yang akan menjadi  kekuatan dalam kita bertindak…fisik saya yang sungguh lemas karena diare…bisa dituntun dengan pasti oleh semangat menuntut ilmu untuk Insya Allah hidup lebih baik…dan bertanggung jawab….

terhadap keluarga dan anak didik……tak ingin terlihat ringkih dan lemah dihadapan kalian….karena saya adalah juara…dimanapun berada….

salam hangat dari dinginnya bandung…berangkat dari hujan deras di dago

About budihadrat

mengalir saja
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s